Usai Dicuri, Aki Alat Seismik Gunung Sumbing Diganti Baru

- Rabu, 19 Januari 2022 | 07:10 WIB
Foto Dok: Petugas Pos pengamanan mengganti alat stasiun cedokan (CDKN) menggunakan aki yang baru (Tim SM Kedu 1)
Foto Dok: Petugas Pos pengamanan mengganti alat stasiun cedokan (CDKN) menggunakan aki yang baru (Tim SM Kedu 1)

TEMANGGUNG, suaramerdeka-kedu.com - Stasiun Seismik Cedokan (CDKN), yang terletak di sisi timur Gunung Sumbing tepatnya di Desa Legoksari kecamatan Tlogomulyo akhirnya bisa kembali beroperasi, setelah sebelumnya dicuri pada Selasa (18/1).

"Mungkin pencurinya kebingungan mau dijual ke mana, jadi aki dikembalikan," ujar Petugas Stasiun Seismik Cedokan, Yulli Rahmatullah saat dihubungi, kemarin.

Dia mengatakan, petugas dari pos pengamatan Gunung Api Sindoro Sumbing yang akan mengganti aki di lokasi yang hilang terkejut dengan aki yang sebelumnya dicuri sudah berada di lokasi.

"Sekitar jam 10.00 pagi petugas sudah sampai di lokasi untuk mengganti aki yang baru," katanya.

Baca Juga: Tepis Dosen dan Mahasiswa Kalis, Sekolah Etnografi Disabilitas Diluncurkan

Dikatakannya, saat dicek oleh petugas aki yang dikembalikan oleh pencuri tersebut masih dalam kondisi normal, tidak mengalami perubahan apapun.

Namun karena petugas sudah membawa aki yang baru, maka di pos tersebut tetap dipasang mengunakan aki yang baru.

"Petugas kaget, karena aki yang sebelumnya hilang sudah kembali. Tapi kami tetap pasang aki yang baru. Sedangkan aki yang sebelumnya digondol pencuri kami bawa ke pos pengamatan meskipun kondisinya masih normal dan bisa dipakai kembali," terangnya.

Pencurian aki ini, imbuhnya, sebelumnya sudah dilaporkan ke Polsek Temanggung Kota, dan laporan langsung diterima oleh petugas.

Namun rencananya laporan ini akan dicabut seiring aki yang sebelumnya dicuri sudah dikembalikan.

Baca Juga: Ternyata Air Limbah Tempe Ada Manfaatnya, Mahasiswa Latih Warga Cara Membuatnya

"Tidak ada yang tahu siapa yang mengembalikan, tapi yang jelas saat petugas pos sampai lokasi, aki sudah ada di lokasi tersebut. Untuk laporan ke Polisi rencananya besok (hari ini_red) akan kami cabut," paparnya.

Yulli berharap, ke depan masyarakat ikut berperan dalam pengawasan alat-alat di lokasi tersebut, karena alat-alat tersebut sangat berguna dan penting bagi masyarakat. Tanpa alat-alat itu pos tidak bisa menerima informasi terbaru dari aktivitas gunung Sumbing.

"Masyarakat harus ikut mengawasi, jangan sampai kecolongan lagi," harapnya.

Selain langkah tersebut, lanjut Yulli, ke depan rencananya akan didirikan bangunan permanen untuk menyimpan semua alat penting di pos-pos seismik, dengan tujuan agar alat-alat lebih aman dan mudah dalam pemantauannya.

Baca Juga: Tertangkap Basah Mencuri Kotak Amal, Maling di Malaysia Diperlakukan Seperti Jenazah

"Untuk sementara ini memang belum dipasang alat pengaman khusus, namun kedepan rencananya akan didirikan bangunan permanen, agar semuanya lebih aman," ungkapnya.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

LKPD Kota Magelang 2021 Raih WTP

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:44 WIB

71 Orang Kota Magelang Berangkat Haji Tahun Ini

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:07 WIB

Parade Sepeda Santai Meriahkan Harlah SMK Maligo

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:50 WIB

Balon Udara Ancam Keselamatan Penerbangan

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:42 WIB

669 PNS di Purworejo Naik Pangkat

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:26 WIB

Purworejo Job Fair 2022 Diikuti 18 Perusahaan

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:04 WIB

2 Sapi Suspek PMK Ditemukan di Magelang

Senin, 23 Mei 2022 | 15:05 WIB
X