Mantan Kadishub Terpilih Jadi Ketua Periode 2022-2027, Organda Minta Denda Keterlambatan Uji KIR Dihapus

- Minggu, 16 Januari 2022 | 19:02 WIB
Suasana kegiatan Musyawarah Cabang Luar Biasa Organda Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan di aula Graha Siola RM Dargo Pangen (SM/Hafidz Kurnia)
Suasana kegiatan Musyawarah Cabang Luar Biasa Organda Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan di aula Graha Siola RM Dargo Pangen (SM/Hafidz Kurnia)

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com - DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Purworejo meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo untuk memberikan dispensasi berupa penghapusan denda akibat keterlambatan uji KIR atau uji kelayakan kendaraan angkutan umum.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan Musyawarah Cabang Luar Biasa Organda Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan di aula Graha Siola RM Dargo Pangen, Sabtu (15/1).

Dalam musyawarah itu, ditetapkan juga Agus Budi Supriyanto yang juga Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo sebagai Ketua DPC Organda Kabupaten Purworejo periode 2022-2027.

Diketahui, sebelum Agus Budi terpilih, jabatan Ketua DPC Organda sempat digantikan sementara oleh Pelaksana Tugas (Plt) yakni Ahmad Thoha dikarenakan ketua sebelumnya meninggal dunia.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPD Organda Jawa Tengah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, Polres Purworejo serta anggota DPC Organda Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Ketua dan sejumlah pengurus DPC Organda Purworejo periode 2022-2027 juga kemudian dilantik oleh DPD Organda Jawa Tengah.

"Ini adalah uneg-uneg atau aspirasi dari para anggota kami yang di Purworejo yang sudah mulai bergeliat kembali usai terkena hantaman pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir," terang Ahmad Thoha pada saat acara berlangsung.

Dikatakannya, kebijakan penghapusan denda uji KIR angkutan umum akan sangat membantu pengusaha angkutan umum untuk kembali beroperasi memberikan layanan transportasi kepada masyarakat.

"Realitas di lapangan, saat ini dari sekitar 400 angkutan umum di Purworejo yang beroperasi saat ini hanya sekitar 60 unit. Itupun hanya jalan pagi hari. Siang sampai sore sudah sepi. Balik ke kandang. Itulah situasi sulit yang kami hadapi, semoga menjadi perhatian dari pemerintah daerah," terangnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LKPD Kota Magelang 2021 Raih WTP

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:44 WIB

71 Orang Kota Magelang Berangkat Haji Tahun Ini

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:07 WIB

Parade Sepeda Santai Meriahkan Harlah SMK Maligo

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:50 WIB

Balon Udara Ancam Keselamatan Penerbangan

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:42 WIB

669 PNS di Purworejo Naik Pangkat

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:26 WIB

Purworejo Job Fair 2022 Diikuti 18 Perusahaan

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:04 WIB

2 Sapi Suspek PMK Ditemukan di Magelang

Senin, 23 Mei 2022 | 15:05 WIB
X