Perusak Sesajen di Gunung Semeru Sempat Mengajar di Pesantren Magelang

- Rabu, 12 Januari 2022 | 06:46 WIB
Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu, tempat Hadfana Firdaus  mengajar dulu, Selasa (11/1/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)
Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu, tempat Hadfana Firdaus mengajar dulu, Selasa (11/1/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)

MAGELANG, suaramerdeka-kedu.com - Hadfana Firdaus, pria yang diduga melakukan perusakan sesajen di sekitar lokasi erupsi Gunung Semeru, diketahui pernah menjadi pengajar di Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu, Magelang. Pihak pesantren menegaskan tindakan Hadfana tidak mewakili ajaran pondok.

Wakil Direktur Bidang Pengembangan dan Pembangunan Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu, Ahsin Qolbaka mengakui, pria yang terekam video tengah membuang dan menendang sesajen di sekitar lokasi erupsi Gunung Semeru adalah Hadfana Firdaus.

Ahsin menyebut Hadfana mulai menjadi pengajar di Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu sekira tahun 2019. Di sini, Hadfana mengampu pelajaran kaligrafi dan tahsin bacaan Al-Quran.

Per 1 Desember 2021, Hadfana mengundurkan diri dari pesantren lantaran menyusul istrinya, pengajar juga di pesantren itu, yang mengundurkan diri pada November 2021, kata Ahsin.

Baca Juga: Dua Santri yang Hanyut di Sungai Elo, Magelang Ditemukan Tewas

Terkait tindakan yang dilakukan Hadfana, Ahsin menyayangkan hal tersebut lantaran tidak sesuai dengan koridor yang ditetapkan pihaknya, yakni hidup berdampingan dengan adat yang
berkembang di masyarakat.

"Kami, dalam berjalannya pesantren ini, tidak pernah menyentuh urusan-urusan adat di lereng Merapi Merbabu," ujarnya saat ditemui di pesantrennya yang terletak di Dusun Windusajan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Selasa (11/1/2022).

Kehadiran Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu sejak 2010, menurut Ahsin, juga tidak mendapat penolakan dari masyarakat. Saat berkegiatan dengan masyarakat pun pesantren mendapatkan sambutan baik.

Bersamaan dengan tindakan yang dilakukan Hadfana, Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu ternyata sedang mengirimkan empat santri ke sekitar lokasi erupsi Gunung Semeru sebagai relawan penanganan bencana.

Baca Juga: Santri Perempuan di Magelang Diperkosa Pedagang Makanan

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kemenkeu Jateng, Paparkan Kinerja Positif APBN 2022

Jumat, 27 Januari 2023 | 19:03 WIB

Polda Jateng Mulai Uji Coba Drone Tilang Elektronik

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:07 WIB

Realisasi PAD Kota Magelang Naik Signifikan

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:00 WIB

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X