Pemkot Magelang Nilai Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Wajar

- Jumat, 24 Desember 2021 | 13:21 WIB
SM/Asef Amani - TELUR: Wakil Wali Kota Magelang, M Mansyur bersama Kapolres Magelang Kota, AKBP Asep Mauludin dan Dandim 0705/Magelang, Letkol (Arm) Rohmadi mendengarkan penjelasan dari pedagang telur di Pasar Rejowinangun saat dilakukan pantauan komoditas pokok menjelang perayaan Natal 2021, Jumat (24/12).
SM/Asef Amani - TELUR: Wakil Wali Kota Magelang, M Mansyur bersama Kapolres Magelang Kota, AKBP Asep Mauludin dan Dandim 0705/Magelang, Letkol (Arm) Rohmadi mendengarkan penjelasan dari pedagang telur di Pasar Rejowinangun saat dilakukan pantauan komoditas pokok menjelang perayaan Natal 2021, Jumat (24/12).

MAGELANG, suaramerdeka-kedu.com – Sehari sebelum perayaan Natal 2021, Forpimda Kota Magelang meninjau langsung stok dan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, toko modern, dan gudang. Diketahui harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Wakil Wali Kota Magelang, M Mansyur memimpin jalannya tinjauan ke pasar, toko, dan gudang, Jumat (24/12). Turut hadir Kapolres Magelang Kota, AKBP Asep Mauludin, Dandim 0705/Magelang, Letkol (Arm) Rohmadi, Ketua Pengadilan Negeri, dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Magelang.

"Harganya yang sedang tinggi cabai rawit sampai Rp65.000-Rp79.000/kg. Kenaikannya sampai belasan ribu rupiah. Juga telur yang naiknya sampai Rp8.000/kg dari Rp25.000 menjadi Rp33.000 sekian per kilogram," ujar M Mansyur di sela tinjauan.

Menurutnya kenaikan ini ditengarai jelang momen hari raya Natal, sama halnya ketika menjelang Idul Fitri. Kendati demikian, Mansyur menilai kenaikan ini masih terbilang wajar karena persentase kenaikannya tidak sampai 50 persen.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Wonosobo Terus Naik

"Kita sudah lakukan upaya untuk menekan agar harga tidak naik lagi. Tinjauan atau sidak seperti ini juga bagian dari upaya kami agar harga kebutuhan pokok tidak terus meningkat," katanya.

Dia mengaku banyak pedagang di pasar yang mengeluhkan kenaikan harga ini karena sepi pembeli. "Pembeli tidak mampu membeli kalau harganya tinggi begitu. Maka, kami terus berupaya agar harga bisa turun kembali," tandasnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang, Catur Budi Fajar menjelaskan, dalam sepekan ini ada sekitar 10 komoditas kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga. Di antaranya yang paling tinggi adalah cabai rawit, telur, dan minyak goreng.

"Kenaikannya sekitar 30 persen. Kami nilai ini masih wajar, karena naiknya belum sampai 50 persen. Kami sudah usul ke Bulog dan Kementerian (Perdagangan) agar diadakan operasi pasar. Sekarang tinggal menunggu saja tindak lanjutnya dari pemerintah pusat," jelasnya.

Baca Juga: Jelang Natal, 105 Lansia Terima Bantuan dari PKK Kota Magelang

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kader PDIP Adakan Jajan Bareng Narisqa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Piala Kasad Liga Santri di Yogyakarta Resmi Dimulai

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:06 WIB

APBD Temanggung Tahun 2023 Akan Devisit 80,6 Miliyar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:55 WIB

Mayat Bersimbah Darah Ditemukan Warga Kentengrejo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah Akhirnya Terisi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:44 WIB

Mancing Bareng Jadi Wahana Edukasi Warga

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Jelang Panen Raya Tembakau, Petani Gelar Ruwat Rigen

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:00 WIB
X