Ramai-ramai Mensketsa Bangunan Bersejarah di Kota Magelang

- Rabu, 22 Desember 2021 | 15:15 WIB
Seorang peserta Magelang Heritage Live Sketch, kegiatan mensketsa bangunan bersejarah di seputaran Alun-alun Kota Magelang yang diadakan IAI Jawa Tengah, tengah mensketsa Water Toren, Rabu (22/12/2021). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)
Seorang peserta Magelang Heritage Live Sketch, kegiatan mensketsa bangunan bersejarah di seputaran Alun-alun Kota Magelang yang diadakan IAI Jawa Tengah, tengah mensketsa Water Toren, Rabu (22/12/2021). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)

MAGELANG, suaramerdeka-kedu.com - Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah mengadakan kegiatan mensketsa bersama sejumlah bangunan bersejarah di seputaran Alun-alun Kota Magelang. Sekitar 110 peserta bisa mensketsa Kelenteng Liong Hok Bio, Water Toren, GPIB Beth-el Magelang, hingga Masjid Agung Magelang.

Kegiatan bertitel Magelang Heritage Live Sketch itu berlangsung pada Rabu, (22/12/2021) pagi. Ketua IAI Jawa Tengah, Sugiarto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari acara seminar arsitektur yang digelar pihaknya bersama Dekkson, perusahaan barang-barang bangunan asal Jakarta, di Artos Mall Magelang pada hari yang sama.

Adapun para peserta sketsa bersama, lanjut dia, datang dari IAI Jawa Tengah, Komunitas ArsiSKETur Semarang, dan sejumlah mahasiswa program studi Arsitektur Universitas Sains Al Quran (UNSIQ) Wonosobo.

Baca Juga: Pemkab Beri Dana Hibah Rp.7,5 Miliyar ke Pelaku Seni

"Pagi ini teman-teman (peserta) mengadakan live sketch dulu dan nanti hasilnya akan dipamerkan di Artos," ujarnya di sela kegiatan mensketsa bersama.

Sugiarto menyebut Kota Magelang dipilih pihaknya, baik untuk mensketsa bersama maupun seminar arsitektur, lantaran dianggap memiliki banyak bangunan bersejarah.

Selain itu, hal tersebut bagian dari upaya membentuk perhimpunan arsitek wilayah Kedu (Magelang, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, dan Kebumen).

Baca Juga: HUT Ke-3 Komunitas Wijasena, Jadi Ajang Silaturahmi Pecinta Seni Budaya

Ketua IAI Koordinator Wilayah Kedu, Prasarana Agung Dewanto menambahkan, lewat agenda sketsa bersama pihaknya ingin masyarakat memperhatikan bangunan cagar budaya. Pasalnya ia adalah aset daerah yang berpotensi dikembangkan menjadi tempat wisata.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Ratusan Suporter Wonosobo Gelar Doa Bersama

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB
X