Polres Magelang Kota Ringkus Pencuri Komputer SMK Adipura

- Selasa, 14 Desember 2021 | 17:24 WIB
SM/Asef Amani - KONFERENSI PERS: Wakapolres Magelang Kota Kompol Supriyadi saat konferensi pers kasus pencurian komputer di SMK Adipura Magelang. Konferensi pers digelar di aula Polres Magelang Kota, Selasa (14/12).
SM/Asef Amani - KONFERENSI PERS: Wakapolres Magelang Kota Kompol Supriyadi saat konferensi pers kasus pencurian komputer di SMK Adipura Magelang. Konferensi pers digelar di aula Polres Magelang Kota, Selasa (14/12).

MAGELANG, suaramerdeka-kedu.comPolres Magelang Kota meringkus tiga pelaku pencurian unit komputer di SMK Adipura Magelang, di Kelurahan Wates Kota Magelang. Ketiganya dijerat Pasal 363 Ayat 4E dan 5E KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Wakapolres Magelang Kota, Kompol Supriyadi mengatakan, tersangka kasus pencurian tersebut berinisial DPP (22) asal Candiroto Temanggung, EWB (26) asal Wates Kota Magelang, dan ADP (18) asal Gelangan Kota Magelang. Peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (24/12) lalu sekitar pukul 15.15.

“Kronologinya, tersangka DPP mengajak EWB dan ADP untuk mengambil komputer di dalam ruangan laboratorium SMK Adipura. Modusnya memanjat pagar dan mencongkel pintu, kemudian mengambil unit komputer,” ujarnya dalam gelar perkara di aula Polres Magelang Kota, Selasa (14/12).

Baca Juga: Nekat Mencuri Motor menggunakan Kunci Y, Pemuda ini Ditangkap Polisi

Setelah pintu terbuka, lanjut Supriyadi, satu unit CPU dimasukkan ke dalam karung yang telah disediakan tersangka. Berikutnya memasukkan kembali CPU dan 2 papan tombol (keyboard) ke dalam karung lainnya serta 2 unit monitor.

“Rencana mereka akan mengambil 4 set komputer. Tapi karena karung yang kurang, maka pelaku hanya berhasil menggondol 2 set komputer saja. Barang curian ini kemudian dibawa ke rumah tersangka dan disembunyikan di semak-semak depan rumah,” katanya.

Satu hari kemudian, kata Supriyadi, tersangka DPP bersama EWB menjual barang curian itu ke temannya bernama Agung yang beralamat di Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Barang itu laku terjual Rp700.000.

Baca Juga: Rawan Tindak Kriminalitas, Bandara YIA Perlu Kehadiran Polisi

“Uang hasil penjualan barang curian ini dibagi bertiga, masing-masing mendapatkan Rp150.000 dan masih ada sisa Rp250.000 untuk makan dan beli rokok,” tuturnya.

Supriyadi menambahkan pihaknya mendapatkan laporan dari pihak sekolah atas kejadian pencurian tersebut. Berdasarkan laporan itu petugas mendatangi sekolah untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPPN Magelang Serahkan DIPA dan Alokasi TKD 2023

Jumat, 9 Desember 2022 | 16:14 WIB

Pembangunan Puskesmas Bejen Molor

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:26 WIB

DPRD Dorong Perbup Disabilitas Segera Dibuat

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Magelang Raih SAKIP Predikat BB

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:28 WIB
X