Pembebasan Tanah Terdampak Bendung Bener Ditargetkan Selesai 2022

- Rabu, 8 Desember 2021 | 19:17 WIB
Proses pembayaran uang ganti rugi tanah yang terdampak Bendung Bener di PT. Pembangunan Perumahan (PP), desa Karangsari, Kecamatan Bener (SM/Hafidz Kurnia)
Proses pembayaran uang ganti rugi tanah yang terdampak Bendung Bener di PT. Pembangunan Perumahan (PP), desa Karangsari, Kecamatan Bener (SM/Hafidz Kurnia)

 

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com-Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) menargetkan pembebasan tanah terdampak pembangunan Bendung Bener selesai pada tahun 2022.
Heri Prasetyo, PPK Pengadaan Tanah Pembangunan Bendung Bener menyampaikan, untuk progres pembayaran dalam pengadaan tanah untuk pembangunan Bendung Bener baik di Kabupaten Purworejo maupun Wonosobo sudah mencapai 63 persen dari total 5275 bidang.

"Akhir tahun ini insyaallah 700 bidang sudah bisa turun lagi (pembayarannya)," sebutnya saat ditemui dalam pembayaran uang ganti rugi tanah yang terdampak Bendung Bener di PT. Pembangunan Perumahan (PP), desa Karangsari, Kecamatan Bener, Rabu (8/12).

Pihaknya menargetkan pada pertengahan tahun 2022 semua permasalahan pengadaan tanah bisa selesai.
Proses pengadaan tanah bagi pembangunan Bendung Bener diketahui masih menemui kendala di desa Wadas, Kecamatan Bener.

Baca Juga: Rp 400 Milyar Telah Dibayarkan Untuk Ganti Rugi Bendung Bener

Di desa Wadas diketahui beberapa warga desa menolak tanahnya dimanfaatkan untuk pembangunan Bendung Bener. Rencananya tanah di desa Wadas akan diambil batuan quarynya sebagai material pembangunan fisik Bendung Bener.
"Memang masih ada sedikit penolakan di Desa Wadas, permasalahan di Wadas diharapkan bisa segera terselesaikan," katanya.

Diketahui juga, dari semua total bidang tanah terdampak, yang masih bermasalah dan belum selesai pembayaran maupun pembebasan lahannya yakni 133 bidang karena dalam proses perbaikan administrasi. Selain itu juga masih ada yang pending musyawarah 104 bidang, dalam proses gugatan perdata 176 bidang, tanah desa Wadas sudah diukur 48 bidang dan tanah desa Wadas belum diukur 569 bidang.

"Untuk progres pembangunan fisik Bendung Bener sendiri, saat ini sudah mencapai 15 persen," tandasnya.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut Daftar Juara Magelang Innovation Award 2022

Senin, 5 Desember 2022 | 21:30 WIB

Intip Fasilitas Hotel Royal Malioboro

Senin, 5 Desember 2022 | 19:25 WIB

Harga Racun yang Dibeli Dhio untuk Bunuh Keluarganya

Senin, 5 Desember 2022 | 12:00 WIB

Grebeg Gunungan Tutup Ketep Summit Fest 2022

Minggu, 4 Desember 2022 | 20:00 WIB

Kota Magelang Raih Anugerah Meritokrasi dari KASN

Minggu, 4 Desember 2022 | 19:07 WIB

SMA N 3 Magelang Kini Miliki Layanan Digitalisasi

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:30 WIB

'Symphony Rindu' ala Ketep Summit Fest Digelar Besok

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:00 WIB
X