Rp 400 Milyar Telah Dibayarkan Untuk Ganti Rugi Bendung Bener

- Rabu, 8 Desember 2021 | 19:07 WIB
Salah satu warga pemilik tanah terdampak Bendung Bener mendapatkan ganti rugi pada saat proses pembayaran uang ganti rugi di Kantor PT. PP, desa Karangsari, Kecamatan Bener (SM/Hafidz Kurnia)
Salah satu warga pemilik tanah terdampak Bendung Bener mendapatkan ganti rugi pada saat proses pembayaran uang ganti rugi di Kantor PT. PP, desa Karangsari, Kecamatan Bener (SM/Hafidz Kurnia)

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com-Progres pembayaran tanah terdampak pembangunan Bendung Bener di Kabupaten Purworejo sudah mencapai 67 persen. Dengan nominal sudah terbayarkan sekitar Rp 400 Milyar lebih yang diberikan kepada pemilik tanah yang terdampak Bendung Bener di Kabupaten Purworejo.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Purworejo, Andri Kristianto mengemukakan, ada 9 desa yang terdampak pembangunan Bendung Bener dengan target sejumlah 4264 bidang tanah.

"Yang sudah berhasil kita inventarisasi dan identifikasi, maksudnya sudah kita ukur dan dihitung tanam tumbuh ada 3694 bidang, sisanya yang belum itu ada di Desa Wadas, jadi kecuali Wadas kita sudah melakukan inventarisasi dan identifikasi," terangnya saat ditemui pada kegiatan pembayaran ganti rugi tanah pembangunan Bendung Bener, di Kantor PT. Pembangunan Perumahan (PP), Desa Karangsari, Kecamatan Bener, Rabu (8/12).

Dari jumlah yang sudah diinventarisasi tersebut, ungkap Andri, BPN sudah berhasil musyawarahkan sebanyak 3538 bidang. "Berarti kan tinggal 108 yang belum, karena ada beberapa yang dikembalikan karena ada yang meninggal atau diluar negeri, nanti itu ada mekanismenya sendiri," katanya.

Baca Juga: Progress Smart City Wonosobo Capai 92,8 %

Lalu, lanjutnya, dari 3538 yang sudah dimusyawarahkan itu, yang sudah dibayarkan sebanyak 2649 bidang. Sisanya berarti sejumlah 1162 bidang yang belum dibayarkan. Diakuinya semua dokumen sudah lengkap dan dikirimkan, selanjutnya hanya tinggal pencairan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

"Total uang yang sudah dibayarkan dari 2649 bidang itu Rp 477 Milyar, ini hanya yang di Purworejo tapi ya, untuk Kabupaten Wonosobo beda. Jadi ini 8 desa sudah semua kecuali Wadas, untuk desa Wadas ini masih terus diupayakan," jelasnya.

Untuk hari ini, tambahnya, ada 333 bidang yang terbayar dengan nilai Rp 51 Milyar. Rencana awal pembayaran hari ini sebenarnya ada 369 bidang namun ada beberapa yang berkasnya belum dilengkapi. "Jadi progres pembayaran sampai hari ini sudah sekitar 67 persen untuk di Purworejo," tandasnya.

Salah satu penerima ganti rugi Irianto (67) didampingi anaknya Surtini (43) yang merupakan warga Desa Guntur menyampaikan, dirinya mendapat ganti rugi terhadap 2 bidang tanah miliknya. Total nominalnya sekitar Rp 600 juta. "Tadinya tanah itu kebun. Rencana uangnya untuk beli tanah lagi, tapi tempatnya belum tahu dimana," katanya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut Daftar Juara Magelang Innovation Award 2022

Senin, 5 Desember 2022 | 21:30 WIB

Intip Fasilitas Hotel Royal Malioboro

Senin, 5 Desember 2022 | 19:25 WIB

Harga Racun yang Dibeli Dhio untuk Bunuh Keluarganya

Senin, 5 Desember 2022 | 12:00 WIB

Grebeg Gunungan Tutup Ketep Summit Fest 2022

Minggu, 4 Desember 2022 | 20:00 WIB

Kota Magelang Raih Anugerah Meritokrasi dari KASN

Minggu, 4 Desember 2022 | 19:07 WIB

SMA N 3 Magelang Kini Miliki Layanan Digitalisasi

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:30 WIB

'Symphony Rindu' ala Ketep Summit Fest Digelar Besok

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:00 WIB
X