Bappeda Gelar Konsultasi Publik RKPD 2023

- Rabu, 8 Desember 2021 | 19:00 WIB
Bupati HM Al Khadziq menghadiri acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung Tahun 2023 di Pendopo Pengayoman, Rabu (8/12/2021).  (SM/Riki Diswantoro)
Bupati HM Al Khadziq menghadiri acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung Tahun 2023 di Pendopo Pengayoman, Rabu (8/12/2021). (SM/Riki Diswantoro)

TEMANGGUNG, suaramerdeka-kedu.com- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Temanggung (Bappeda) menggelar acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung Tahun 2023. Hal ini bertujuan untuk memberikan pedoman dan arah kebijakan dalam penyusunan rancangan kinerja perangkat daerah tahun 2023.

"Selain itu untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan kebijakan pemerintah daerah tahun 2023, menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan dan sinergitas pelaksanaan prioritas pembangunan daerah. Menyelenggarakan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan prioritas kebijaksanaan untuk masing-masing perangkat daerah dan lain-lain,"ujar Sekretaris Bappeda Kabupaten Temanggung Sumarlinah, Rabu (8/12/2021).

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengatakan, konsultasi publik merupakan langkah awal penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2023 yang mana akan memuat berbagai aspirasi masyarakat, kebutuhan masyarakat, berbagai strategi masing-masing dinas dan instansi, serta memuat pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Temanggung.

Ia berharap RKPD tahun 2023 dapat secara holistik mewakili aspirasi seluruh masyarakat di Kabupaten Temanggung.

Baca Juga: Meski Pandemi, PLN UP3 Magelang Catatkan Pertumbuhan Positif

Kendati demikian, Bupati menggarisbawahi bahwa RPJMD Kabupaten Temanggung yang dulu disusun bersama-sama telah mengalami perubahan dan telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Temanggung, tentang perubahan RPJMD yang menjadi dasar dari penjabaran RKPD dalam setiap tahun. Perubahan yang dialukan di tahun 2021 ini dikarenakan pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 telah menyebabkan pengurangan sumber daya dan juga pelambatan ekonomi yang mengakibatkan sumber daya-sumber daya untuk program pembangunan dan program Pemerintah Kabupaten Temanggung juga mengalami hambatan. Perubahan RKPD sudah kita laksanakan sudah disetujui oleh DPRD dan juga sudah dikonsultasikan ke Provinsi Jawa Tengah, tetapi perubahannya bukan pada strategi-strategi prioritas pembangunan, bukan pada materi pembangunan, tetapi perubahannya hanya pada target-target capaian dari indikator saja,"katanya.

Khadziq menegaskan ini dikarenakan pandemi Covid-19 membuat harus mengakomodir perubahan di mana berbagai hambatan yang ada di masyarakat mau tidak mau menjadi salah satu hambatan dalam pencapaian program pembangunan yang telah ditentukan sebelumnya. Namun meski telah dilakukan perubahan dalam RPJMD tahun 2018-2023 tapi tema tahun 2023 tetap sama “Pemantapan Pertumbuhan Ekonomi, Pembangunan Berkelanjutan Dan Peningkatan Daya Saing Daerah”.

Baca Juga: Bupati Targetkan 2022 Bisa Digelar Festival Kebudayaan Kebumen

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Warga Wonosobo Tewas Tertimpa Pohon Albasia

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:58 WIB

UPPD Kota Magelang Terima Bantuan Mobil Operasional

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:40 WIB

Upanat, dari Relief Hingga Alas Kaki

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:04 WIB

Bupati Dorong OPD Rampungkan LKPJ

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:38 WIB

Vaksin Booster mulai Diberikan untuk Umum

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:35 WIB

Mortir Tinggalan Perang Ditemukan di Butuh

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:30 WIB

Bank Raya Indonesia Hadir di Temanggung

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:38 WIB
X