Raja Ratu Keraton Agung Sejagat Kembali Ditahan Setelah Sempat Bebas Satu Tahun Lebih

- Selasa, 7 Desember 2021 | 18:27 WIB
Raja dan ratu keraton agung sejagat saat digelandang tim Kejari Purworejo di gedung Kejari setempat (SM/Dok)
Raja dan ratu keraton agung sejagat saat digelandang tim Kejari Purworejo di gedung Kejari setempat (SM/Dok)

 

 

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com-Setelah sempat bebas demi hukum selama satu tahun lebih karena adanya proses kasasi Mahkamah Agung (MA), raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, R Toto Santoso dan Fanni Aminadia kembali ditahan. Pasangan raja dan ratu yang sempat menghebohkan publik pada Januari 2020 lalu tersebut kembali ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo dibantu Tim dari Kejari Sleman dan Polres Sleman, Senin (6/12).

Kepala Kejari Purworejo, Sudarso mengemukakan, penangkapan kembali kedua terpidana dilakukan setelah adanya Putusan MA Republik Indonesia Nomor 1500K/Pid.Sus/2021 tertanggal 8 Juli 2021. Dalam putusan itu ditegaskan bahwa terpidana R. Toto Santoso Bin R.M Karto dan Fanni Aminadia Binti Henry Baharsah (Alm) terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat.

Sesuai Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP masing-masing mendapat hukuman untuk sang raja 4 tahun penjara dan sang ratu dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan," jelasnya, Selasa (7/12).

Baca Juga: Nekat Mencuri Motor menggunakan Kunci Y, Pemuda ini Ditangkap Polisi

Pasangan raja dan ratu tersebut ditangkap di bilangan Berbah, Sleman Jogjakarta. "Berdasarkan Putusan MA, kedua terpidana melanjutkan sisa masa hukuman di Rutan Purworejo sesuai dengan masa hukuman masing-masing," ucap Sudarso.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Purworejo, Endah Purwaningsih menjelaskan , setelah Putusan MA Nomor 1500K/Pid.Sus/2021 tertanggal 8 Juli 2021 turun, Kejari Purworejo langsung menurunkan Tim Intelijen untuk melakukan eksekusi atau penangkapan. Hasil tracking sepekan terakhir dan dengan bantuan Tim Kejari Sleman dan Polres Sleman kedua terpidana akhirnya berhasil ditangkap dan selanjutnya melaksanakan putusan MA tersebut.

"Kedua terpidana cukup kooperatif saat dilakukan penangkapan. Keduanya keluar dari Rutan Kelas II B Purworejo pada tanggal 15 Maret 2021 lalu. Maka, sisa masa tahanan untuk terpidana Toto Santoso yang harus dijalani tersisa 2 tahun 10 bulan, sementara sisa masa tahanan terpidana Fanni Aminadia 4 bulan penjara," jelasnya.

Kasi Intel Kejari Purworejo, Muhamad Arief Yunandi menambahkan, setelah Keputusan MA turun tanggal 2 Oktober 2021 pihaknya sudah melakukan upaya pemanggilan terhadap masing-masing terpidana dengan berkirim surat via POS sebanyak tiga kali ke alamat masing-masing. Pihaknya juga sempat satu kali datang ke kediaman terpidana di Godean Jogjakarta, namun ternyata sudah pindah alamat.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Wonosobo Tewas Tertimpa Pohon Albasia

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:58 WIB

UPPD Kota Magelang Terima Bantuan Mobil Operasional

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:40 WIB

Upanat, dari Relief Hingga Alas Kaki

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:04 WIB

Bupati Dorong OPD Rampungkan LKPJ

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:38 WIB

Vaksin Booster mulai Diberikan untuk Umum

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:35 WIB

Mortir Tinggalan Perang Ditemukan di Butuh

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:30 WIB

Bank Raya Indonesia Hadir di Temanggung

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:38 WIB
X