Dispuspa Kabupaten Magelang Raih Penghargaan dalam Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial 2021

- Selasa, 7 Desember 2021 | 15:30 WIB
SM/Birru Rakaitadewa - SEKSI PENGEMBANGAN: Kepala Seksi Pengembangan Perpustakaan Dispuspa Kabupaten Magelang Amroni saat ditemui di kantornya, Selasa (7/12).
SM/Birru Rakaitadewa - SEKSI PENGEMBANGAN: Kepala Seksi Pengembangan Perpustakaan Dispuspa Kabupaten Magelang Amroni saat ditemui di kantornya, Selasa (7/12).

MAGELANG, suaramerdeka-kedu.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang menyabet predikat perpustakaan kabupaten/kota terbaik dalam implementasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2021. Seorang pegawainya juga mendapat gelar honorable mention atas program yang sama.

Kepala Seksi Pengembangan Perpustakaan Dispuspa Kabupaten Magelang, Amroni mengatakan, kedua penghargaan tersebut diberikan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam rapat
virtual pada 1-2 Desember 2021.

Dia menyebut Dispuspa Kabupaten Magelang, bersama 39 perpustakaan lain, mendapat predikat perpustakaan terbaik dalam kategori kabupaten/kota. Sementara jumlah perpustakaan pada kategori ini tercatat 272 lembaga.

Baca Juga: Dispuspa-TP PKK Kabupaten Magelang Gelar Pelatihan Adiwacana

Adapun parameter penilaian dari Perpusnas, lanjut Amroni, antara lain strategi program dalam kegiatan pelibatan masyarakat yang rutin dan bervariasi. Seperti, kata dia, kegiatan pelatihan,
monitoring dan evaluasi (monev), dan replikasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ke desa-desa.

Parameter lain yakni jalinan kerja sama dengan pemangku kepentingan, terutama dengan BUMN dan BUMD.

"Kami minta (dana) CSR-nya (Corporate Social Responsibility, red), bukan berwujud uang, tapi sarana dan prasarana TIK (teknologi informasi dan komunikasi) karena orientasi kami peningkatan layanan TIK," jelas Amroni di kantornya, Selasa (7/12).

Baca Juga: 27 Perpustakaan Ikuti Pra Penilaian Akreditasi

Parameter terakhir, lanjutnya, adalah upaya mereplikasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ke desa-desa. Amroni menyebut pihaknya telah mereplikasi program ini ke empat desa secara mandiri.

Desa tersebut antara lain Sutopati (Kecamatan Kajoran), Wulunggunung (Kecamatan Sawangan), Madusari (Kecamatan Secang), dan Bandungrejo (Kecamatan Ngablak).

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Warga Wonosobo Tewas Tertimpa Pohon Albasia

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:58 WIB

UPPD Kota Magelang Terima Bantuan Mobil Operasional

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:40 WIB

Upanat, dari Relief Hingga Alas Kaki

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:04 WIB

Bupati Dorong OPD Rampungkan LKPJ

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:38 WIB

Vaksin Booster mulai Diberikan untuk Umum

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:35 WIB

Mortir Tinggalan Perang Ditemukan di Butuh

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:30 WIB

Bank Raya Indonesia Hadir di Temanggung

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:38 WIB
X