Benteng Takeshi Wonosobo Redesain Kolam Gravel

- Kamis, 16 September 2021 | 10:11 WIB
Benteng Takeshi Wonosobo Redesain Kolam Gravel
Benteng Takeshi Wonosobo Redesain Kolam Gravel

 

WONOSOBO, suaramerdeka-kedu.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menerbitkan rekomendasi guna menekan angka kecelakaan di jalur Sindoro Sumbing.

Rencananya tumpukan ban penyelamat samping pos polisi Pasar Kertek, Wonosobo atau yang sering disapa benteng takeshi akan diubah menjadi kolam gravel sebagai penahan ketika ada kendaraan yang mengalami rem blong.

Selain itu juga optimalisasi terminal barang, rest area, perbaikan dan pembangunan jalur penyelamat.

Baca Juga: Petani Bocor Beralih Tanam Bawang Merah

Ahmad Wildan, Ketua Sub Komite Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan benteng takeshi direkomendasikan dilakukan redesain menjadi kolam berisi batu gravel dengan rincial kedalaman 1,5 meter, panjang 10x6 meter dan tinggi 2 meter.

" Sebagai kolam jebakan utk truk dan bus yg mengalami rem blong. Dalam waktu dekat akan dilakukan zoom meeting antara BPJN dengan KNKT membahas design ini secara khusus," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon kemarin (15/9).

Pengoptimalan benteng takeshi, sebut wildan cukup memadai karena merupakan lahan kosong juga merupakan lahan milik pemerintah.

Baca Juga: TMMD Bangun Jalan 'Mblenyok' Desa Setrojenar

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPU Temanggung Tetapkan 6 Dapil Pemilu 2024 Mendatang

Senin, 28 November 2022 | 18:40 WIB

3 Anggota Keluarga Tewas di Magelang, Dugaan Diracun

Senin, 28 November 2022 | 15:39 WIB

Kota Magelang Raih 6 STBM Award dari Kemenkes

Sabtu, 26 November 2022 | 10:15 WIB

Pelajar Gelar Doa Bersama, Untuk Korban Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 10:14 WIB

1.300 Petani Tolak Kenaikan Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 10:02 WIB
X