Perlu Sinergi Bersama Untuk Antisipasi PMK

- Kamis, 9 Juni 2022 | 10:52 WIB
Pasokan sapi pedagang di kandang jelang hari raya Idul Adha. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menyebabkan harga hewan kurban di Jambi naik. (Antara/Muhamad Hanapi)
Pasokan sapi pedagang di kandang jelang hari raya Idul Adha. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menyebabkan harga hewan kurban di Jambi naik. (Antara/Muhamad Hanapi)

JAWA TENGAH, suaramerdeka-kedu.com - Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Mukafi Fadli menyebut bahwa perlu adanya sinergi berbagai pihak khususnya pemerintah dan peternak untuk mengantisipasi meluasnya wabah penyakit pada hewan atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

"Diperlukan sinergitas berbagai pihak dan langkah yang cepat, taktis, serta tepat dalam penanganan wabah PMK sehingga tidak menyebar," katanya saat menjadi pembicara pada dialog terbuka "Sinergi Hadapi Penyakit Mulut dan Kuku" di Semarang, kemarin.

Menurutnya sinergitas penting guna menjaga masyarakat supaya tidak panik dalam menghadapi terjadinya wabah PMK dengan memberi pemahaman kepada peternak.

Baca Juga: Jadwal Libur Kenaikan Kelas SD, SMP, SMA di Jawa Tengah Berdasarkan Kalender Akademik

Mukafi menilai langkah untuk menutup sementara pasar hewan bisa menjadi langkah yang tepat dan vaksinasi terhadap ternak terutama sapi juga perlu segera dilakukan.

"Pasar hewan ditutup dulu, ternak yang terduga sakit berat diisolasi, serta menutup jalur distribusi ternak dulu, meskipun saya akui banyak jalur-jalur ternak yang tidak terkawal oleh pos lalu lintas ternak," ujarnya.

Sedangkan Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang Turhadi Noerachman mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak dengan adanya surat edaran untuk bagaimana meminimalisir risiko penyebaran PMK.

Baca Juga: Luhut Temui Ganjar di Semarang, Bahas Dua Masalah Penting

Dijelaskan bahwa beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendukung Pemprov Jateng menahan penyebaran wabah PMK di provinsi dan kabupaten/kota, lanjut dia, melakukan sinergi pendampingan seperti cek wilayah perbatasan, pendampingan terhadap para petani peternak.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

BOB Ingin Rebranding Gunung Kemukus

Kamis, 28 Juli 2022 | 20:33 WIB

Perlu Sinergi Bersama Untuk Antisipasi PMK

Kamis, 9 Juni 2022 | 10:52 WIB

Puji Cahyono Resmi Jabat Danrem 072/Pamungkas

Selasa, 10 Mei 2022 | 19:41 WIB

CEO PT Dafam Hotel Management Raih Best CEO 2021

Jumat, 25 Februari 2022 | 11:20 WIB
X