Rawan Disusupi, Dilarang Pakai WhatsApp, Telegram, dan Signal,

- Selasa, 11 Januari 2022 | 10:02 WIB
WhatsApp mengultimatum bagi para pengguna aplikasi modifikasi dengan akan memblokir mereka secara permanen jika tak beralih. (Pixabay/arivera)
WhatsApp mengultimatum bagi para pengguna aplikasi modifikasi dengan akan memblokir mereka secara permanen jika tak beralih. (Pixabay/arivera)

 

INTERNASIONAL, suaramerdeka-kedu.com - Tentara di Swiss dilarang menggunakan aplikasi WhatsApp, Telegram, maupun Signal.

Alasan tentara Swiss tidak boleh menggunakan WhatsApp, Telegram, dan Signal disebabkan rawannya ketiga aplikasi itu disusupi otoritas di Amerika Serikat (AS).

Pada tahun 2018, AS mengesahkan Undang-Undang yang mengizinkan pemerintah mengakses data dari WhatsApp, Telegram, dan Signal.

Baca Juga: Kapal Winposh Rampart Indonesia, lepas ke Malaysia

Tentara di Swiss hanya diizinkan menggunakan aplikasi Threema yang merupakan aplikasi buatan Swiss.

Sejak 29 Desember 2021, sebagaimana dilaporkan Associated Press, dari pikiranrakyat.com komandan militer di Swiss sudah mengkampanyekan penggunaan aplikasi Threema.

Bahkan, setiap tentara yang menggunakan Threema akan diberi ganjaran berupa dana reimburse sebesar 4,40 dolar AS setiap tahun.

Akhirnya, pada 1 Januari 2022, peraturan yang mewajibkan tentara Swiss memakai aplikasi Threema diberlakukan.

Baca Juga: Kapsul Waktu Memori Perang dibuka Tim Konservasi AS, Ini Isinya

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Bela ukraina, Mantan Tentara Inggris Tewas

Senin, 13 Juni 2022 | 09:27 WIB

5 Jembatan Paling Mengerikan Di Dunia

Kamis, 20 Januari 2022 | 09:38 WIB

Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:45 WIB

Kapal Winposh Rampart Indonesia, lepas ke Malaysia

Kamis, 6 Januari 2022 | 13:54 WIB

Fenomena Hujan Hewan, Seisi Kota Bau Amis

Senin, 3 Januari 2022 | 10:10 WIB

Mumi Firaun Dibuka Secara Digital, Berikut Faktanya

Rabu, 29 Desember 2021 | 14:30 WIB

Ramalan Bill Gates : Pandemi Berakhir di 2022

Selasa, 21 Desember 2021 | 09:56 WIB
X