Kim Jong-un Melarang Warganya Tertawa 11 Hari, ini Alasannya

- Jumat, 17 Desember 2021 | 14:30 WIB
Penguasa Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: korea-dpr.com)
Penguasa Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: korea-dpr.com)

INTERNASIONAL, suaramerdeka-kedu.com - Warga Negara Korea Utara dilarang melakukan berbagai kegiatan yang bersifat gembira selama 11 hari seperti rekreasi hingga tertawa.

Hal itu dilakukan untuk mengenang satu dekade ayah Kim Jong un, Kim Jong-il, wafat pada Jumat (17/12).

"Selama masa berkabung, kami tidak boleh minum alkohol, tertawa, atau melakukan aktivitas bersenang-senang," ujar seorang warga Korut di Kota Sinuiju, kepada Radio Free Asia.

Baca Juga: Cerita Billie Elish dan Film Porno di Usia 11 Tahun

Diceritakan pemerintah Korut biasanya mengawasi pergerakan warga selama masa berkabung ini dengan ketat.

"Di masa lalu, banyak orang tertangkap minum-minum atau mabuk di masa berkabung akhirnya ditangkap dan dianggap sebagai pelaku kejahatan ideologi. Mereka dibawa dan tak pernah terlihat lagi," tutur warga itu.

Dia juga menambahkan, "Bahkan jika anggota keluarga kalian meninggal di masa berkabung, kalian tidak boleh menangis terlalu keras dan jasadnya hanya bisa dibawa setelah masa berkabung berakhir. Warga tidak bisa merayakan ulang tahun jika jatuh di masa berkabung.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Bela ukraina, Mantan Tentara Inggris Tewas

Senin, 13 Juni 2022 | 09:27 WIB

5 Jembatan Paling Mengerikan Di Dunia

Kamis, 20 Januari 2022 | 09:38 WIB

Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:45 WIB

Kapal Winposh Rampart Indonesia, lepas ke Malaysia

Kamis, 6 Januari 2022 | 13:54 WIB

Fenomena Hujan Hewan, Seisi Kota Bau Amis

Senin, 3 Januari 2022 | 10:10 WIB

Mumi Firaun Dibuka Secara Digital, Berikut Faktanya

Rabu, 29 Desember 2021 | 14:30 WIB

Ramalan Bill Gates : Pandemi Berakhir di 2022

Selasa, 21 Desember 2021 | 09:56 WIB
X